Di tengah kesunyian malam yang gelap ini, aku berharap dan terus berharap. kupejamkan kedua mata ini, yang kini terluka dalam oleh karena kenangan terindah yang pernah ada. oh mengapa kedua mata yang paling berharga inilah yang membuat aku terjatuh dalam keindahan ini. bagaimana bisa kedua mata ini terkagum oleh pesona keindahan menara kaca yang menjulang tinggi ke langit, seakan mampu mengantarkan sejuta permintaan kepada raja langit. kini aku hanya mampu menyesali kegelapan yang diselimuti oleh keindahan tiada tara. kusadari bagian hatiku yang terdalam masih ingin berharap, tak mampu percaya bahwa ada kegelapan dahsyat di dalam keindahan tiada tara ini. kenangan terindah itulah yang membawaku masuk ke dalam kegelapan tak berujung ini.
Jumat, 25 September 2009
kenangan terindah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar